Terkait Kriminalisasi Rudi Sianturi di Rutan Mapolres Rohil, Sekretaris DPU Pujud Mulai Bicara

Senin, 23 Agustus 2021

Foto : Sekretaris Dewan Pimpinan Unit DPU APKASINDO Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil, Bagus Satriadi s

Pekanbaru, seputarriau.co  - Terkait dugaan Kasus Kriminalisasi terhadap salah satu Kader Terbaik APKASINDO Kabupaten Rokan Hilir yang Juga merupakan Ketua DPU APKASINDO Kecamatan Pujud, Rudianto Sianturi yang sampai saat ini masih terkurung di Rutan Mapolres Rohil beberapa hari yang lalu,  Hal ini Mendapat Tanggapan dari Sekretaris  Dewan Pimpinan Unit DPU APKASINDO Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil,  Bagus Satriadi saat ditemui di Ujung Tanjung, Senin (23/08)

"Saya sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Unit (DPU) Kec Pujud APKASINDO  Kab Rokan Hilir sangat Prihatin dengan Saudara Rudi Sianturi yang juga merupakan  Ketua DPU APKASINDO Kec. Pujud Kabupaten Rokan Hilir dan saya  menyampaikan keprihatinan dan dukungan Moril kepada Beliau", ujar Bagus

Perihal Mediasi ke anggota APKASINDO, Bagus Bakal Menempuh Perjuangan di Sidang Praperadilan dan Mengawal dengan Warga Kepenguluhan Air Hitam terkait dugaan adanya Praktek Kriminalisasi dan Persekongkolan Jahat, antara Kelompok Mafia Tanah.

"Secara administrasi dalam persidangan Prapradilan tadi yang digelar, kita mintakan jangan hanya masalah surat yang dikuasai oleh Rudi Sianturi ini yang dianulir  dan dianggap palsu, namun terhadap surat yang dikuasai pihak penggugat juga harus dibuka selebar-lebarnya, sehingga terhadap surat yang Dimiliki Teruna Sinulingga sebagai penggugat  kenapa tidak dibuka juga !, harusnya Dalam Persidangan itu untuk menyatakan surat itu palsu harus ada pembandingnya dalam persidangan dan terbuka secara terang Benderang", Kata Bagus  kepada awak Media seputarriau.co.

"Harapan saya masalah pengujian fakta dilapangan sangat dibutuhkan,  apakah penyidik pernah memeriksa betul Objek yang disengketakan ini atau tidak ? Inventarisasi lahan bagi kita itu sangat Penting, guna untuk Penyelesaian seangkatan lahan yang dihadapai saudara kami rudi sianturi   " Tutupnya.

(MN)