Dinilai Meresahkan Masyarakat, Jokowi Perintahkan Terus Pantau Gafatar

Garakan Fajar Nusantara (Gafatar)

JAKARTA, seputarriau.co - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat Indonesia dan telah dicap meresahkan masyarakat Indonesia. Melihat kondisi demikian Presiden Indonesia Joko Widodo meminta agar pergerakan Gafatar terus dilakukan pemantauan. Sebab oraganisasi tersebut telah membuat masyarakat indoneisa merasa resah.

Menurut Sekretaris Pramono Anung di Istana Negara bahawa saat ini pergerakan Gafatar memang telah meresahkan.

"Kami diminta langsung oleh bapak Presiden untuk memantau hal yang berkaitan dengan Gafatar, karena memang telah meresahkan," ucapnya.

Secara tegas Pamono mengatakan, pemerintah akan sungguh-sungguh dalam menangani masalah Gafatar ini dan oraganisasi apapun yang serupa yang membuat resah masyarakat.

"Apakah ada latar belakang paham-paham ideologi tertentu, atau pun kepercayaan tertentu, atau tujuan tertentu, yang ini sekarang didalami," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat untuk semakin dewasa dalam menghadapi tawaran-tawaran organisasi. Masyarakat diminta untuk mengedepankan rasionalitas pikiran dan tidak serta merta mengikuti sebuah ajakan.

"Hal-hal yang seperti ini seyogyanya tidak dipercaya. Karena kan ini pasti ada bujukan-bujukan yang sifatnya spiritualitas sehingga orang tertarik melakukan. Tetapi kenyataannya sampai berkorban meninggalkan keluarga kan pasti ada sesuatu ya tertanam dalam dirinya," tandasnya.


(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar