Bupati Bengkalis : JLB Duri Terkendala di Pembebasan Lahan Masyarakat dan Hutan Lindung Talang

DURI, seputarriau.co - Bupati Kabupaten Bengkalis, Amril Mukminin. SE. MM melakukan peninjauan Pembangunan Jalan Lingkar Barat (JLB) Duri, mulai dari Balai Raja Kecamatan Pinggir, Kecamatan Tualang Mandau dan berakhir Jl. Lingkar Desa Air Kulim Kecamatan Bhatin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Dalam peninjauan tersebut pada hari Senin (12/08) rombongan Bupati Bengkalis ini juga menemukan sejumlah permasalahan di lapangan, mulai dari pembebasan Tanah Warga Masyarakat, sampai dengan persoalan Hutan Lindung (Hutan Talang) sehingga menjadi hambatan di berbagai aktifitas Pembangunan Proyek Multy Years (MY) yang selama ini di banggakan oleh Masyarakat dan Pemerintah Daerah.

Proyek Multi Years (MY) Kabupaten Bengkalis Riau ini masih dihadapkan dengan berbagai persoalan lama, yaitu pembebasan Hutan Talang yang belum final di laksanakan, yang menjadi kendala utama adalah untuk persetujuan pinjam pakai lokasi Hutan Talang, karena Hutan Lindung sebagai asset negara," utarakannya Amril Mukminin kepada sejumlah Wartawan yang ikut memantau langsung kelokasi pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri.

Bupati Kabupaten Bengkalis Amril Mukminin, mengatakan hasil tinjauannya yaitu, Pembangunan (JLB) ini terhambat oleh Hutan Talang di Balai Raja Duri, Pemerintah Daerah sudah lama.

Memohon kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Menteri Keuangan RI, menyangkut proses pinjam pakai Hutan Talang, hal ini juga untuk kepentingan publik dalam aktifitas supaya pembangunan jalan ini segera dituntaskan, bisa kita lihat bersama pada pembangunan diiujung jalan dan pangkal jalan sudah bisa kita gunakan, namun ditengah-tengah untuk menyambung pangkal dan ujung terkendala Hutan Talang," ulasnya Amril. 

Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis juga memiliki target dalam pembangunan Jalan lingkar ini, hendaknya tahun ini sudah selesai segala administrasi, namun persoalan hutan lindung ini yang menjadi persoalan terkhusus, namun pada tahun 2020 ini kita anggarkan lagi agar fungsional, kami juga sudah bersurat ke Kementerian dan mudah-mudahan segera selesai persoalan ini, kami juga megajak kita semua Masyarakat Bengkalis untuk mendo'akannya semoga cepat selesai,”harapnya Amril kepada Warganya.

(DEW)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar