Respon Cepat, Sekda Yulian Norwis Jenguk Ustadz Baharuddin alami Penyakit Rematik

Foto : Kunjungan Sekda Meranti di kediaman ustadz Baharuddin jalan Rintis, Selatpanjang

Meranti, seputarriau.co - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H Yulian Norwis SE MM merespon secara cepat usai mendengar informasi seorang pria tertunduk lesu akibat mengalami penyakit rematik (asam urat). Ditambah lagi Ustadz Baharuddin (54) setiap harinya mencari rezeki dengan cara pengumpulkan plastik dan kardus bekas.

Hampir 2 tahun lamanya, Ustadz Baharuddin tidak bisa melanjutkan pekerjaannya. Namun dibalik itu, ia memiliki 3 anak yang masih duduk dibangku sekolah. Hal itu spontanitas menjadi momok menakutkan baginya. Dengan keadaan tubuh yang tidak memungkinkan, Ustadz Baharuddin tidak bisa berbuat banyak untuk menafkahi istri dan anak-anaknya.

Bahkan, Masnah sang istri mengaku telah berusaha mencari jalan agar sang suami bisa sembuh dan beraktivitas kembali.

"Untuk pengobatannya kita melalui Jamkesda, dan perawatnya langsung yang datang kerumah," kata sang Istri, di kediamannya, Rabu (7/8/2019).

Masnah terlihat murung dan tidak mengucapkan kata-kata yang jelas. Bola matanya kian berlinang. Hingga ia menyebutkan bahwa suaminya merupakan tulang punggung keluarga.

"Suami saya ini lah tulang punggung keluarga, anak saya perempuan satunya masih MTS dan satunya lagi Kuliah. Untuk memenuhi itu saya yang melanjutkan pekerjaan bapak," cerita Masnah dengan air mata bertetesan jatuh kebajunya.

Setelah mendengar itu, Sekda Yulian mengutarakan bahwa pihaknya akan berupaya secara serius membantu proses pengobatan Ustadz Baharuddin baik secara pribadi maupun sebagai pejabat Pemerintah.

Pantauan dilapangan saat kunjungan tersebut, Sekda Yulian Norwis duduk tepat di samping Ustadz Baharuddin. Pada saat itu, ia mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap penderitaan sang ustadz. Ia bahkan menghelus lengan ustadz itu dengan penuh rasa menghormati.

"Saya akan berusaha untuk membantu bapak, baik secara pribadi maupun sebagai pemerintah daerah. Tapi disini saya sedikit lega karna biaya pengobatan gratis melalui Jamkesda," sebutnya.

Ditengah kesibukannya menjalankan tugas, pria yang akrab disapa Icut ini tetap menyempatkan diri bertatap muka dengan masyarakat. Uniknya, dirinya selalu mencari informasi tentang masyarakat Meranti yang sulit mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Kalau ada masyarakat yang sakit dan kurang mendapatkan pelayanan kesehatan saya sebagai pejabat Daerah akan sepenuhnya membantu. Karena kesehatan itu untuk bersama," bebernya.

Terpisah, salah satu masyarakat Meranti mengucapkan terimakasih atas kunjungan Sekda Meranti, atas partisipasinya membantu keluarga kurang mampu, disaat susah seperti sekarang ini.

"Harapan saya selaku masyarakat, agar keluarga bapak ustadz Baharuddin mendapatkan PKH, karena saya menilai Program Keluarga Harapan Ini Bisa membantu kesulitan ekonomi pak Baharudin nantinya," sebut Iskandar.

Iskandar juga berharap Kelurahan Selatpanjang Selatan dapat mendata dan memasukkan ustadz Baharuddin sebagai penerima salah satu program pemerintah yakni PKH.

"Dan saya harap tidak ada alasan nantinya bapak Baharudin ini tidak termasuk didalam keluarga harapan,  selain beliau adalah salah satu tulang punggung keluarga, beliau juga memiliki tanggung jawab yang besar karena 2 putra dan putrinya masih duduk dibangku sekolah," pungkasnya. 

(ARF)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar