Mahasiswa UNRI Adakan Pengabdian di Desa Pangkalan Serik Kecamatan Siak Hulu

KAMPAR, seputarriau.co  - Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah salah satu visi dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia dan merupakan salah satu tujuan pencapain yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi tersebut. Karena setiap perguruan tinggi haruslah melahirkan orang – orang yang memiliki semangat juang yang tinggi, diri yang selimuti pemikiran-pemikiran yang kritis, kreatif, mandiri, inovatif. Dapat dinyatakan pula bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah salah satu tanggung jawab yang harus di topang penuh oleh seluruh mahasiswa. Menurut undang-undang tentang pendidikan tinggi, pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan civitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.


Pengabdian kepada masyarakan dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan positif. Pada hal ini mahasiswa harus mampu bersosialisasi dengan masyarakat dan mampu berkontribusi nyata. Seperti yang kita ketahui selama ini bahwasannya mahasiswa adalah penyambung lidah rakyat, agent of change dan lainnya. Maka dari itu mahasiwa harus mengetahui porsi dari tugas meraka masing-masing dalam mengabdi kepada masyarakat. 

Begitu juga dengan Universita Riau yang juga sedang menggalakkan pengabdian kepada masyarakat. Tahun ini UNRI membentuk ratusan tim mahasiswa untuk mengabdi ke desa-desa baik di dalam maupun luar provinsi Riau. Salah satunya adalah tim pengabdian masyarakat desa Pangkalan Serik. Tim ini dibimbing oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) yakni bapak Prof. Dr. Sujianto, M.Si dan beranggotakan 10 orang mahasiswa yang berasal dari jurusan yang berbeda-beda.
Pengabdian dilaksanakan selama sekitar 2 bulan mendatang di desa Pangkalan Serik yang terletak di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. 

Desa Pangkalan Serik merupakan salah satu desa yang jaraknya tidak begitu jauh dari kota Pekanbaru, yaitu hanya sekitar 40 KM. Desa Pangkalan Serik merupakan desa baru hasil pemekaran dari desa buluh nipis. Karena tergolong desa baru, desa ini belum memiliki infrastruktur, akses, serta pelayanan yang cukup baik. 

Namun desa Pangkalan Serik memiliki potensi yang cukup untuk menunjang kebutuhan dan perekonomian masyarakat serta memajukan desa Pangkalan Serik. Melihat hal ini menjadikan tim pengabdian desa Pangkalan serik harus lebih ekstra dalam mengabdi, memberikan kebermanfaatan serta mengecharge semangat masyarakat dengan memberikan kegiatan-kegiatan positif. 


Setelah melakukan penyerahan oleh dosen pembimbing pada tanggal 2 Juli 2019 lalu, tim pengabdian langsung melakukan beberapa kegiatan yang menjadi program kerja wajib dan juga program kerja pendamping. Beberapa program kerja yang sedang berlangsung adalah pendataan demografi dan kependudukan. Ini dilakukan di kantor desa Pangkalan Serik bersama dengan para perangkat desa. 

Tujuannya untuk melihat sejauh mana desa telah melakukan pencatatan demografi serta kependudukan dan juga sebagai gambaran tim dalam melihat kondisi desa. Setelahnya tim pengabdian juga melakukan eksplorasi potensi desa. Potensi yang ada di desa Pangkalan Serik adalah potensi alam meliputi, pertanian, perikanan, ekowisata, dan juga rawa. Tim berkesempatan mengunjungi usaha kerambah milik masyarakat desa. Usaha kerambah ini sudah dijalankan selama 2 tahun secara berkelompok. 

Salah Seorang anggota usaha kerambah, Jundri Sampaikan bahwa usaha ini menguntungkan dan dapat menunjang perekonomian masyarakat desa. Selain mengunjungi usaha kerambah, tim juga mengunjungi danau wisata sepinang yang dijadikan sebagai ekowisata desa Pangkalan Serik. Setelah itu ada juga persawahan, kebun karet dan rawa yang ditanami pohon Rumbia. Untuk rumbia itu sendiri, oleh masyarakat diproduksi menjadi tepas (atap). Kegiatan eksplorasi potensi desa ini nantinya akan dipublikasi di blog dan channel youtube agar penyebarluasan potensi desa Pangkalan Serik bisa masif dan diketahui oleh khalayak ramai. 


Hal senada disampaikan oleh Ramadi, sekretaris desa Pangkalan Serik mengatakan semoga tim pengabdian yang datang ini bisa nyaman tinggal di desa dan bisa menyebarluaskan kebermanfaatan serta mengaplikasikan ilmu yang di peroleh di bangku kuliah kepada masyarakat,  Hingga saat ini sudah beberapa kegiatan yang sudah dilakukan oleh tim pengabdian. Nantinya akan ada kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan selama 2 bulan mendatang.

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar