Motivasi dan Target sasaran Program Strategis Misbah Nasution Menuju Parlemen

Misbah Nasution, Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat di Senayan

Foto : Misbah Nasution, Caleg Nomor Urut 5 PARTAI BERKARYA Dapil Riau II Untuk DPR RI

PEKANBARU, seputarriau.co  - Misbah Nasution, menjadi salah satu calon legislatif (caleg) dalam Pemilu 2019 tingkat DPR-RI, 17 April 2019 mendatang. Dia akan bertarung di daerah pemilihan (dapil) Riau II.

Caleg Nomor Urut 5 PARTAI BERKARYA ini lahir di Batu Godang, 12 Mei 1969, merupakan lulusan SMA/Sederajat yang berprofesi sebagai Swasta. Sedikit Mengintip Strategi seorang Misbah Nasution mau Menuju Senayan dalam Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat Riau.

Berikut  motivasi dan target sasaran program strategis yang mendesak segera direalisasi andai Misbah Nasution  berhasil :


Kesatu, Bidang Kesehatan: memberi perjuangan prioritas bagi rakyat untuk memperoleh pengobatan murah dan gratis.

"Program BPJS itu terkesan akal-akalan. Program yang lebih menguntungkan dan meringankan rakyat harus segera dibuat, Rakyat meski beroleh pengobatan murah dan gratis," katanya.

Kedua, Bidang Pendidikan : sistem pendidikan yang berorientasi pada kompetensi tidak bisa dipertahankan lagi.

"Khusus para remaja, menyangkut moral. Remaja 'zaman now', terbelenggu apatisme. Inilah pengaruh negatif teknologi internet dan segala eksesnya," ungkap Misbah.

Misbah menyebut, solusi mendesak justru, menyuguguhi kaum remaja program-prigram kreatif. Kegiatan yang mereka gandrungi.

"Agar mereka teralih dari kegiatan digital yang membius itu. Agar mereka lebih perduli dengan hidup dan masa depan," tuturnya.

Untuk itulah, demikian Misbah, pembenahan hukum, khususnya tentang UU Anti Narkotika segera dibenahi.

"Penerapan hukuman bagi pemakai, pengedar apalagi bandar,  mesti maksimal. Jangan ada lagi istilah:  'direhabilitasi'. Mesti dihukum berat," ketusnya.

Ketiga, Bidang Pertanian: pembinaan petani yang konsisten dan profesional. Tujuannya, bermuara pada satu kata : Swa-Sembada. 

Keempat, Bidang Kependudukan : Ini menjadi ihwal priotas juga bagi program Misbah. Sebab, akhir-akhir ini, katanya justru Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diprioritaskan.

"Bayangkan, TKA ramai-ramai menyerbu ke Indonesia ini. Lantas, dengan mudahnya dapat KTP dan pekerjaan plus gaji gede. Sedangkan WNI sebaliknya: tidak dapat pekerjaan," sergah Misbah.

Itulah secara garis besar program yang menjadi prioritasnya. "Untuk itu,  saya mohon dukungan semua pihak. Demi terwujudnya cita-cita mulya ini," tutupnya.

Sumber : PJCnews
(MN)

 

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar