Pekanbaru Peringkat Pertama Kasus Pelanggaran Lalin

Dirlantas Polda Riau, Kombes Guritno Wibowo.

 

PEKANBARU, seputarriau.co - Sepanjang tahun 2015 ini, kasus pelanggaran lalu lintas di Provinsi Riau terjadi sebanyak 123.502 kasus. Dari data tersebut terdapat tiga daerah yang menempati tiga posisi besar pelanggar lalu lintas terbanyak, yaitu Pekanbaru, Bengkalis, Dumai. Menurut data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Rabu (23/12/2015) Kota Pekanbaru menempati urutan pertama yang disusul Bengkalis dan Dumai, sebagai tiga besar pelanggar lalu lintas terbanyaj dalam satu tahun ini.
 
Sebanyak 25.729 kasus terjadi di Kota Bertuah, 8.650 kasus terjadi di Bengkalis, dan 6.562 terjadi di Dumai. Kasus terbanyak adalah pengendara roda dua yang enggan menggunakan Helm sebanyak 21.238 kasus.
 
"Ada 123.502 kasus pelanggaran selama 2015, dimana 85.885 kasus kita lakukan tindakan langsung (Tilang) dan 37.617 kasus kita berikan teguran. Jenis kendaraan yang mendominasi (pelanggaran) adalah sepeda motor sebanyak 62.007 kasus," sebut Dirlantas Polda Riau, Kombes Guritno Wibowo.
 
Kombes Guritno melanjutkan, dari keseluruhan angka kasus pelanggaran, didominasi oleh pekerja swasta, mahasiswa dan pelajar. "Perlu diketahui, bahwa pelanggaran lalu lintas adalah awal terjadinya kecelakaan. Kita terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat," sambungnya.
 
"Sebab itu, untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas, kita harus sinergis dari semua pihak, Polantas dengan forum LLAJ, serta seluruh warga masyarakat, agar punya peran yang sama dan seimbang, sesuai peran dan tugasnya," tukas Kombes Guritno, Rabu pagi, di Pekanbaru, Riau.
 
 
(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar