Panen Raya, Rokan Hilir Lumbung Padi

Foto : Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim dan Kepala Dinas Perkebunan, Hortikutura, dan Tanaman Pangan Riau dan Bupati Rokan Hilir,  H Suyatno Bersama Forkopimda Pemerintahan Kab. Rokan Hilir Melakukan Panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Singkek, Kecamatan

BAGANSIAPIAPI, seputarriau.co  - Kedaulatan pangan merupakan salah satu program prioritas pemerintah saat ini. Itu tercantum dalam Nawa Cita agenda ke-7 yaitu “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik”.  

Kedaulatan pangan dicerminkan oleh kekuatan untuk mengatur masalah pangan secara mandiri, perlu didukung melalui Ketahanan pangan, terutama kemampuan mencukupi pangan dari produksi dalam negeri.

Dan Pengaturan kebijakan pangan yang dirumuskan dan ditentukan oleh bangsa sendiri, Mampu melindungi dan mensejahterakan pelaku utama pangan, terutama petani dan nelayan.

Ini terungkap pada kegiatan panen raya padi di Kepenghuluan Pematang Singkek, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir belum lama ini yang dihadiri Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim dan Kepala Dinas Perkebunan, Hortikutura, dan Tanaman Pangan Riau Ferri HC.

Acara itu juga dihadiri Danrem 031 WB Brigjend TNI Sonny Aprianto, Bupati Rohil H Suyatno, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf Didik Efendi, Kajari Rohil Gaos Wicaksono, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Sekda Surya Arfan, Camat, Penghulu serta para petani.

Kepala Dinas Perkebunan Hortikultura dan Tanaman Pangan, Ferri HC mengatakan, pada tahun 2045 pemerintah Indonesia menargetkan untuk menjadi Lumbung Pangan Dunia.  



Untuk mewujudkan kedaulatan pangan, sambungnya, rencana kerja kementerian pertanian tahun 2019 adalah Pengembangan Infrastruktur dan Korporasi Petani untuk Percepatan Peningkatan Produksi dan Ekspor Pangan, serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Miskin.  

Hal ini akan diwujudkan melalui rencana kerja operasional, antara lain Percepatan produksi dan perbanyakan benih, Penyediaan dan perbanyakan indukan sapi, Hilirisasi produk pangan dan pertanian, Perbaikan/Pergantian varietas unggul bermutu, Penyediaan pasokan air (embung dan bangunan air lainnya).

Selanjutnya Fokus komoditas dan kawasan/cluster/korporasi, Pengembangan lumbung pangan dan eskpor di wilayah perbatasan, Percepatan pengembangan pertanian organic, Percepatan peningkatan produksi dan swasembada dan Sinergi program/kegiatan lintas eselon 1 dan K/L.

"Rohil merupakan salah satu lumbung padi di Riau. Untuk itu kita akan terus tingkatkan produktivitas padi di Rohil ini. Dengan harapan, bisa menjadi salah satu daerah penghasil padi berkualitas,"jelas dia kepada wartawan.Ferri menambahkan, kepada seluruh masyarakat petani jangan mengalih fungsikan lahan pertaniannya untuk sebuah bangunan.

 "Pemerintah daerah cukup apresitif dalam menjaga serta melestarikan persawahan dan keberhasilan para petani dalam penanaman padi hingga panen. Karena hasil padi sangatlah menjanjikan,"ujarnya.Jika ini bisa dilaksanakan, jelas dia, Riau bisa menghasilkan beras sendiri, untuk keperluan masyarakat. Jadi, tidak perlu impor beras lagi.

 

( Adv Pemkab Rohil)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar