Diterpa Isu Limbah B3, PKS PCR Jelaskan Telah Ikuti Anjuran DLH Kabupaten Bengkalis

MANDAU, Seputarriau.co - Dihantam berbagai topik pemberitaan sesi negatif, semakin membuat Manajemen PKS PCR (Permata Citra Rangau) jalan Gajah Mada, Kecamatan Mandau, semakin berbenah diri.

Walau kerap diberitakan tanpa konfirmasi, pihak pengusaha sejauh ini masih dapat menahan diri.


Disampaikan bagian Humas Roni Siregar, Selasa (06/11) walau masih beberapa  bulan menempati diposisi ini, telah banyak persoalan yang diselesaikan.

Usulan atau keadaan yang berkembang, secara bertahap telah ditindak lanjuti dan diselesaikan.

"Pihak perusahaan secara bertahap sangat berusaha memenuhi aturan yang bersinggungan dengan lingkungan maupun aparatur pemerintah setempat," terang Roni.


Dipaparkannya, penangan limbah B3 telah jauh mengalami perkembangan, mengarah pada ketentuan yang dianjurkan DLH Kabupaten Bengkalis.

Penambahan Kolam Limbah, penangan secara tehknis sesuai standarisasi, hingga nantinya  mutu baku air layak dimanfaatkan warga.


Untuk masyarakat lingkungan, perusahaan milik Awal Bross ini telah di beberapa tempat mengucurkan program CSR, semisal pemberian bantuan  Santunan pada Yatim Piatu di Mesjid Al hidayah, Mesjid Al Fallah Sebanga dan juga di Mushalla Al Ikhlas, melaksanakan kewajiban pemberian Infak di sebuah Pesantren.

"Meski baru 3 bulan pabrik beroperasi dalam masa percobaan ( 300 - 500 ton/hari), namun secara perlahan  mengurangi Sanksi yang mesti dipatuhi," Tandas Roni. 


Lokasi penambahan pengadaan kolam limbah juga sedang dalam proses penyelesaiaan, khususnya yang berbatasan langsung dengan lokasi pabrik.

Juga secara berangsur melakukan penambalan jalan yang berlobang, dengan pengadaan pemberian matrial batu. Roni pada kesempatan ini membantah, sejauh ini belum ada warga yang datang mengeluh atas derita pernafasan, yang diisukan berasal dari dampak limbah pabrik.


Ditempat terpisah, petugas Medis Puskesmas Sebanga yang tidak jauh dari perusahaan, menerangkan sejauh ini belum ada Pasien yang mengaku menderita ganguan pernafasan dan Keracunan Air atas pengaruh limbah PKS PCR

"Belum ada yang berobat datang mengaku, gangguan pernafasan bisa karena cuaca. belum ada pasien yang mengaitkan dampak limbah pabrik,"
Tegas dokter Agung, saat disambangi di Puskesmas Sebanga.

(DEW) 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar