Ribuan Massa Bela Islam Minta Pembakar Bendera Tauhid Dihukum Berat

PEKANBARU, seputarriau.co - Ribuan massa aksi bela Islam teriakan bubarkan Banser. Seperti diketahui, sejumlah oknum Banser sebelumnya telah melakukan pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang merupakan bentuk pengakuan atas keesaan Allah SWT termasuk pengakuan Muhammad sebagai rasul. 

 

 

 

Ribuan massa ini digelar bundaran Tugu Titik Nol atau  di depan Kantor Gubernur Riau. Aksi ini juga mendapatkan simpatik dari masyarakat yang kemudian bergabung ke dalan aksi bela Islam ini. Aksi ini sebelumnya dimulai dari Mesjid An-Nur, usai melaksanakan sholat Zuhur. 

 

 

 

Yana Mulia selaku koordinator Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) Riau mengatakan Banser harus intropeksi diri atas perlakukan pembakaran bendera tauhid. Hal ini menurut Yana sangat menyakitkan hati umat Islam.

 

 

 

"Ini pernyataan sikap dari masyarakat Riau, Banser diminta intropeksi diri. Karena apa yang merekalakukan sangat menyakitkan hati umat Islam," kata Yana, Kamis (25/10/18).

 

 

 

Kemudian Yana meminta kepada aparat penegakhukum agar menegakan proses hukum kepada pembakar bendera tauhid tersebut, yang berasal dari Banser tersebut. Hal ini penting sebagai bentuk keadilan tanpa melihat siapa pun pelakunya.

 

 

 

Yana juga mengatakan, aksi bela Islam yang tergabung dalam GMMK Riau ini terdiri dari 63 ormas Islam. Diharapkan, apa yang dilakukan Banser membakar bendera tauhid tersebut harus menjadi pembelajaran berharga, mana yang sebenarnya membela agama Allah ini sungguh-sungguh

(MN/ MCR)

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar