Hukum Adat Segera Diputuskan, Penghina UAS Terancam Diusir dari Riau

PEKANBARU, seputarriau.co - Majlis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau segera memutuskan hukum adat apa yang akan diputuskan teterhadap Jony Boyok, si penghina Ustadz Abdul Somad (UAS) melalui akun Facebooknya, yang mengatakan UAS keturunan dajal.

Ada pun salah satu opsi hukum adat yang sedang ditimbang MKA LAM Riau adalah berupa pengusiran pelaku dari tanah Riau. Hukuman ini adalah hukuman terberat dari sisi adat.

"LAM Riau melalui MKA akan bersidang secara khsusus terkait dugaan penghinaan terhadap Ustadz Abdul Somad. Dalam satu minggu ini kita menimbang kesalahan terhadap pelaku. Hukuman adat tertinggi adalah diusir dari negeri ini," kata Ketua MKA LAM Riau, Al Azhar, di ruang rapat LAM Riau, Kamis (13/9/18).

Al Azhar menegaskan, LAM Riau dalam memutuskan perkara apa yang akan dikeluarkan terhadap Jony Boyok, tidak lagi berdasar dugaan. Karena apa yang dilakukan Jony Boyok jelas salah dari sisi adat. 

Diantara bukti penghinaan yang mengatakan UAS keturunan dajal tersebut bukan rahasia lagi. Salinan print hinaan dari akun Facebook itu pun sudah menyebar di berbagai media sosial. Bahkan pelakunya sendiri sudah mengakui dengan sadar,, atas apa yang sudah dilakukannya.

"Menurut hukum adat, kata dugaan kita tidak pakai lagi. Bahwa apa yang disampaikan Jony Boyok kepada UAS, bukan lagi dugaan penghinaan. Tapi sebuah penghinaan. Ini menurut hukum adat. Jadi sudah jelas menghina," ungkap Al Azhar.

Hadir pada kesempatan ini dua pengacara LBH LAM Riau Aziun Asyari dan Zulkarnaen Noerdin. Kemudian pengurus LAM Riau Gamal Abdul Nasir.

 

(MN / MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar