Adanya pemberitaan Pertamina Tolak Duduk Bersama Bahas Blok Rokan, LAM Dumai Bereaksi

PEKANBARU, Seputarriau.co  - Lembaga Adat Melayu (LAM) kota Dumai melakukan aksi protes kepada Pemerintah Pusat dan Pertamina dengan cara memasang sepanduk di sepanjang jalan.

Hal ini dilakukan oleh LAM Dumai karena mereka menuntut Pemerintah Pusat dan Pertamina untuk duduk bersama guna membahas Blok Rokan.

Spanduk berlatar warna putih tersebut ditulis dengan tulisan warna merah. Diantaranya, Blok Rokan milik masyarakat Riau, #kami ada LAMR', 'Pemerintah pusat dan pertamina jangan lagak !!!', 'Darah kami untuk hak kami masyarakat Melayu Riau', 'Kalau tak dapat lebih baik hancur.'

Menanggapi hal ini, Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan ini adalah sikap spontan dari LAM Dumai, karena ada pemberitaan di media kalau Pemerintah Pusat dan Pertamina menolak untuk duduk bersama. Dari bentuk reaksi mereka, LAM Dumai langsung berinisiatif untuk bentang spanduk sebagai bentuk protes kepada pemerintah pusat dan Pertamina.


"Itu reaksi dari LAMR Dumai, Dumai bergerak. Aksi tersebut karena Pertamina menolak duduk bersama dengan Riau," ujar Syahril. 

Datuk Syahril menambahkan, spanduk tersebut dipasang di beberapa titik di kilang minyak Dumai.

Saat disinggung apakah LAMR daerah lain akan melakukan aksi yang sama, Syahril mengatakan LAM di seluruh Riau akan melakukan gerakan yang sama menuntut Pertamina yang menolak untuk duduk bersama LAM. 

"Iya, LAMR daerah lain juga akan melakukan aksi yang sama," tegasnya.
(HERI)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar