Diminta Jadi Cawapres, Abdul Somad Pilih Jadi Suluh Ditengah Kelam

PEKANBARU, seputarriau.co  - Melalui ijtimak para ulama di Indonesia, dua nama direkomendasikan sebagai calon Wakil Presiden RI untuk mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon Presiden. Dua nama yang direkomendasikan tersebut yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri serta Ustadz Abdul Somad.

 

Dicalonkankannya nama Abdul Somad, satu diantara dua nama yang direkomendasikan tersebut tak lantas membuat Somad Jumawa. Melalui akun Facebooknya, Somad justru ingin menjadi suluh ditengah kelam atau pun setetes embun ditengah sahara.

 

Bahkan diakhir kalimat yang tertulis dalam pernyataanya tersebut, Somad sepertinya ingin fokus pada pendidikan dan dakwah. 

 

Berikut pernyataan Somad dalam akun Facebook yang diunggahnya beberapa jam lalu; 

 

Habib Salim adalah pasangan tawazun (seimbang) antara ketegasan entara dan kelembutan ulama. Jawa dan non Jawa. Nasionalis-religius plus barokah darah nabi dalam diri Habib Salim.

 

Biarlah saya jadi suluh ditengah kelam, setetes embun ditengah sahara. Tak sungkan berbisik ke Habib Salim, tak segan bersalaman ke Jenderal Prabowo.

 

Setelah Saiyydina Umar bin Khatab wafat, sebagian sahabat ingin membaiat Abdullah, anak Sayydina Umar sebagai penggantinya. Beliau menolak lembut, karena bidang pengabdian banyak pintu.

 

Fokus pendidikan dan dakwah. 

 

Sebelumnya, ada lima kandidat Capres hasil Rakernas PA 212 di penghujung Mei lalu. Yakni, Habib Rizieq Syihab, Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang, Yusril Ihza Mahendra, dan Zulkifli Hasan. Sementara rekomendasi cawapresnya, yaitu Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Yusril Ihza Mahendra, Anies Matta, Zulkifli Hasan, Eggi Sudjana, Ustadz Bachtiar Nasir, Prabowo Subianto, Anies Baswedan.

(MN/MCR)

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar