Desa Pematang Berangan Rohul Layak Dimekarkan

ilustrasi

ROKAN HULU, seputarriau.co - Tokoh masyarakat Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah mendorong Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), agar memekarkan Desa Pematang Berangan jadi dua desa. Itu dilakukan untuk mempercepat pembangunan, sesuai dengan laju pertumbuhan pendudukan di desa tersebut.

Jika dilihat wilayah Desa Pematang Berangan yang memiliki 5 dusun dengan jumlah jumlah penduduk sekitar 4.800 jiwa, sudah selayaknya dijadikan dua desa. Selain itu, pemekaran desa ini dinilai bisa mempercepat pembangunan sesuai dengan visi-misi Bupati Rohul, H Sukiman yakni, lincah menata kota, laju membangun desa. 

Disampaikan Tokoh Masyarajat Desa Pematang Berangan, Husni Tamrin kepada wartawan, Selasa (3/7/2018) menyampaikan, wacana pemekaran desa itu sudah dimulai tahun 2010 lalu, yang dipelopori almarhum Ahmad J. 

"Dulu sudah dibentuk panitia pemekaran desa ini, namun kendalanya dimana kami tidak dapat informasi," kata Husni Tamrin yang juga menyandang Datuk Adat Suku Bonuo bergelar Datuk Mogek Intan di desa itu.

Pria yang berdomisili di Dusun Pasir Putih Barat ini mengungkap, akan membentuk panitia pemekaran desa yang baru, bersinergi dengan pengurus yang lama, sehingga persyaratan yang diperlukan bisa disiapkan, dan akan kembali disampaikan ke Pemkab Rohul."Kalau dilihat dari luas desa dan jumlah penduduk sudah sangat layak dimekarkan. Dusun ada lima yaitu, Dusun Pematang Baih, Pasir Putih Barat, Pasir Putih Utama, Tulang Gajah serta Dusun Pasir Putih Timur," terangnya.

Rencama pemekaran desa ini, kata Husni mendapat respon positif dari masyarakat khususnya, Dusun Pasir Putih Barat dan Dusun Pematang Baih. Masyarakat mengingikan kedua dusun tersebut dijadikan satu desa, sehingga pembangunan bisa dipercepat. 

Senada dikatakan tokoh lainnya, H Ruslan Abdul Gani menyebut, jika usulan pemekaran desa ini terwujud, maka masyarakat akan merasakan langsung pemerataan pembangunan. "Desa baru ini nantinya bernama Desa Pasir Putih. 

Pemekaran ini sangat didambakan warga kami sejak lama, karena mereka ingin merasakan pembangunan yang merata," ulas mantan anggota DPRD Rohul ini.

(MN/ MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar