"TIKUS BESAR" Itu Berinisial HS!

AKBP Wahyu Kuncoro
PEKANBARU, seputarriau.co - Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Riau (GMR) Kamis(03/12), Mendatangi Polda Riau guna meminta pejelasan terkait dengan kasus Bantuan Sosial (BANSOS).
 
Aksi ini dilatarbelakangi oleh dugaan korupsi dan penyelewengan dana Bantuan Sosial (BANSOS) senilai 230 Milliyar oleh Mantan Bupati Bengkalis
 
Massa menilai Tim Penyidik Polda Riau sampai hari ini masih dianggap lemah dan lalai dalam memproses kasus tersebut. Aksi ini dilakukan didepan Polda Riau dan mendapatkan sambutan langsung dari KASUBDIN TIPIKOR AKBP Wahyu Kuncoro. 
 
Massa meminta agar Polda Riau dan Kejati Riau untuk melakukan penangkapan, Melakukan pemeriksaan terhadap rekan-rekan dan bertindak tegas terhadap kasus Herliyan Saleh.
 
"Kami meminta agar Polda Riau dan Kejati Riau jangan coba-coba lakukan permainan didaam proses kasus dana Bansos Bengkalis", Tegas Hamdan.
 
Lanjutnya, "Kami tidak butuh penegak hukum yang suka menggadaikan keadilan", Tambahnya. Dalam orasinya, massa juga mengancam akan mendatangi Markas Besar (MABES) Polri dan Kejaksaan Agung (KEJAGUNG) apabila dalam waktu dekat tidak ada juga kejelasan dari Polda Riau.
 
Selain itu massa juga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dengan jumlah massa yang lebih besar dalam waktu dekat.
 
Sejauh ini aksi berlangsung dengan damai dan terkoordinir hingga pukul 11.15 Wib massa bubar, dan mendapatkan ucapak terimakasih dari AKBP Wahyu Kuncoro.
 
"Terimakasih rekan-rekan Mahasiswa telah mengawasi kami, dan kami akan terus mendalami kasus ini hinggah berkas-berkas lengkap", Tutup AKBP sambil berjabat tangan.
 
(ATP)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar