Riau Siaga Darurat Karhutla, BPBD Butuh Helikopter

Ilustrasi
PEKANBARU, seputarriau.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau meminta bantuan helikopter kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusul telah ditetapkannya status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau beberapa waktu lalu.
 
"Surat permintaan bantuan helikopter kepada BNPB sudah saya teken dan sudah dibawa oleh Kalaksa BPBD Riau Edwar Sanger " kata Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim di Kantor Gubernur Riau, Rabu (7/3/2018).
 
Ia pun berpesan kepada Edwar Sanger supaya menyampaikan langsung surat permohonan bantuan tersebut kepada BNPB. Tujuannya supaya urusan surat-menyurat jadi mudah dan dapat dipantau langsung perkembangannya."Berapa yang dapat saja, yang penting dapat helikopter untuk membantu kerja tim satgas Karhutla. Besok, tanggal 8 Maret baru diketahui berapa dapatnya," ujarnya.
 
Tahun lalu, BNPB memang mengirimkan bantuan berupa lima helikopter yang difungsikan untuk water bombing atau bom air ke Riau.Kelima helikopter tersebut antara lain bernomor VN-8427 dan 8428, dua lagi UR-CMT serta CMJ, termasuk helikopter berkapasitas angkut air besar yakni Sikorsky. Semuanya sudah standby di Lanud Roesmin Nurjadin, menunggu jadwal operasional water bombing (WB).
 
Selain lima heli itu, Satgas Karhutla juga dibantu satu helikopter Super Puma milik AU, yang difungsikan buat patroli udara di titik lahan dan hutan yang mengalami kebakaran.
 
(MN/ MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar