Upaya Bupati H.M. Harris Melalui BMPD Mewujudkan Pelalawan Terang Benderang


Dibaca: 255 kali 
Minggu,28 Mei 2017 - 06:12:59 WIB
Upaya Bupati H.M. Harris Melalui BMPD Mewujudkan Pelalawan Terang Benderang Foto : Bupati Pelalawan HM Harris HM Harris didampingi Ketua Tim Dewan Ketahanan Nasional Mayjend Sentot Yuswandhono, meninjau PLTMG Langgam Power saat menerima kunjungan kerja Dewan Ketahanan Nasional kepada Pemkab Pelalawan
PANGKALAN KERINCI, seputarriau.co – Kepemimpinan HM Harris sebagai Bupati Pelalawan dan di usia Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang menginjak usia ke 16 tahun, mewujudkan Pelalawan menjadi terang sudah terealisasi.
 
Salah satu dari tujuh program unggulan Pemerintah Kabupaten Pelalawan yang sudah ditetapkan melalui RPJMD (Rencana Program Jangka Menengah Daerah) merupakan bagian dari visi Pembaharuan Menuju Kemandirian, adalah Program Pelalawan Terang. Program unggulan ketiga Kabupaten Pelalawan tersebut, digalakkan dengan fokus meningkatkan elektrifikasi rumah tangga.
 
Kinerja Pemerintah Pelalawan di sektor kelistrikan ini, akhirnya membuahkan hasil. Elektrifikasi masyarakat Kabupaten Pelalawanmeningkat dengan tajam. Dari 21,17% pada tahun 2010, naik mencapai 60% di tahun 2015 lalu.
 
Dengan adanya sumber listrik, aktivitas perekonomian dan aktivitas sosial masyarakat dapat dipastikan akan meningkat tajam. Itu sebabnya, segala potensi energi yang ada di Kabupaten Pelalawan dimanfaatkan maksimal guna mengatasi minimnya sumber daya listrik.
Hal ini  dikatakan  Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pembangunan Desa (BPMPD) Pelalawan, Drs. Zamur Das dirungan kerjanya beberapa waktu lalu.
 
“Alhamdulillah, yang tadinya rencana besar Bupati Harris ini mendapat cemoohan oleh orang-orang yang tidak suka dengannya ternyata telah terbukti bukan karya kata tapi sudah menjadi karya nyata,” kata Zamur.
 
Menurut Zamur Das, masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Bukan hanya masyarakat Pelalawan saja, melainkan masyarakat dari kabupaten dan kota tetangga yang daerahnya mengalami devisit pasokan listriknya.
 
“Salah satu program andalan kita adalah Pelalawan Terang. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Pelalawan memfasilitaskan pembangunan pembangkit listrik secara bertahap menuju penyediaan daya Listrik 50 Mega Watt dari Langgam Power, ungkapnya.
 
Pembangunan Pembangkit tentu disertai dengan pembangunan jaringan dan mendorong kerjasama PLN untuk meningkatkan elektrifikasi masyarakat. Jaringan PLN telah sampai ke desa-desa, salah satunya Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui.
 
Selanjutnya Zamur Das menyatakan, pada awal tahun 2013 lalu, rasio masyarakat Pelalawan yang mendapat pelayanan listrik dari PT. PLN (Persero) baru mencapai 21%, padahal kabupaten Pelalawan adalah salah satu daerah penghasil gas di Provinsi Riau.
 
Sesuai dengan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Pelalawan yaitu “Pelalawan Terang”, maka BUMD Tuah Sekata Milik Kabupaten Pelalawan bekerjasama dengan Investor Swasta, membentuk Perusahaan Patungan PT. Langgam Power yang bekerja untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG).
 
PT. Langgam Power sejak Agustus 2013 untuk Tahap I, sudah beroperasi menghasilkan daya listrik sebesar 15 MW, dengan memanfaatkan 3 MMSCFD natural gas dari EMP Bentu Limited. Daya Listrik sebesar 15 MW tersebut selanjutnya didistribusikan oleh PT. PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau kepada masyarakat Pelalawan.
 
Pengoperasian Tahap I PLTMG Langgam Power sudah dapat menaikkan rasio elektrifikasi masyarakat Pelalawan dari 21% menjadi 41%.
 
Pembangunan Langgam Power untuk meningkatkan elektrifikasi masyarakat juga mendatangkan pendapatan bagi pemerintah daerah. Dimana Pengelola Langgam Power yang merupakan konsorsium atau gabungan beberapa perusahaan, memasukan peran Pemda melalui BUMD untuk memiliki investasi saham di dalamnya.
 
Diakhir tahun lalu, Bupati HM Harris, saat melakukan penambahan daya PLTMG Langgam Power sebesar 35 MW dari daya yang telah disitribusikan kepada masyarakat sebesar 15 MW, menyatakan optimismenya dalam mengatasi krisis listrik yang terjadi.
 
“Maka kita  optimis adanya PLTMG Langgam Power ini, krisis listrik dapat diatasi pada tahun 2015 mendatang. Seluruh masyarakat Pelalawan yang ada di 12 kecamatan sudah menikmati penerangan listrik serta bebas dari krisis listrik, jelasnya.
 
Bupati membuat target sebelum masa jabatannya habis, bisa dituntaskan krisis nya penerangan di Pelalawan. Jika memang nantinya target telah tercapai, tentunya akan kita prioritaskan membuat masyarakat desa dan kelurahan di kabupaten Pelalawan, katanya.
 
Namun dalam pelaksanaannya untuk menjadikan Pelalawan terang ternyata harus melibatkan sejumlah instansi sebagai pengelolahnya yakni selain dari Distamben selaku SKPD yang menangani pelaksanaan program pemerintah daerah bersama dengan BUMD, ternyata juga menggandeng perusahaan besar PT Navigate dan PT Langgam Power selaku perusahaan yang menangani masalah teknis mesin pembangkitnya.
 
Selanjutnya, setelah melakukan uji coba ternyata berhasil ditambah dengan adanya potensi besar daya listrik yang akan dihasilkan kedepannya, maka Perusahaan Listrik Negara (PLN) milik BUMN yang ada di wilayah Sumbagut ternyata melirik daya listrik yang dihasilkan oleh PLTG Langgam Power saat itu yang tujuannya sangat jelas ingin membeli daya dari pembangkit listrik PLTG Langgam Power guna memenuhi kebutuhan listrik warga di Riau khususnya di Kabupaten Pelalawan selaku daerah penghasil daya.
 
Akan tetapi, tidak cukup memakan waktu yang cukup untuk merealisasikan menjadikan kabupaten pelalawan terang benderang. Pemda Pelalawan lewat anggaran APBD-nya melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah masing-masing seperti Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) serta Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) dengan anggaran PPIDK-nya bersama PLN dengan anggaran mereka sendiri secara bersama-sama langsung membangun instalasi di semua rumah warga dan membangun jaringan listrik mulai dari pusat pembangkitnya sampai ke kecamatan-kecamatan.
 
Sehingga hasilnya saat ini bisa dilihat dan dirasakan oleh Warga di wilayah Pemerintah Kabupaten Pelalawan ini. Kamu  kurang dari lima tahun untuk menunggu realisasi Pelalawan terang bisa terwujud. Mimpi warga bisa merasakan listrik 24 jam pun terwujud dengan biaya yang tidak besar bila dibandingkan dengan penggunaan listrik dari PLTD sebelumnya.
 
Perlu diketahui hingga kini, daya listrik di Kabupaten Pelalawan dikelola oleh dua badan usaha baik dari PLN dan atau BUMD PD. Tuah Sekata. Untuk PLN sendiri yang saat ini memiliki dua sumber energi lisatrik yakni dari Langgam power sebesar 35 MW dan RPE sebesar 10 MW dengan total daya dari keduanya yang dikelolah oleh PLN sebesar 45 MW. Dari jumlah daya tersebut mereka harus memenuhi kebutuhan pelanggannya sebanyak lebih kurang 62.609 rumah tangga dari total rumah tangga Pelalawan 94.618 sehingga rasio elektripikasi (rumah tangga berlistrik ) sekitar 44,20 persen.
 
Sementara itu, BUMD PD. Tuah Sekata mengelola listrik yang daya nya dari RPE sebesar 5,5 MW yang saat ini dayanya untuk mengaliri 7.159 rumah tangga persentase rasio elektripika 27,57 persen. Jadi total rasio elektripika PLN dan BUMD sebesar 71,75 persen. Disamping itu, ada juga arus listrik yang berasal dari PLTD swadaya masyarakat sebesar 7,5 MW yang mengaliri 17.602 dengan persentase rasio eletripika 24,67 persen rumah tangga yang berlistrik. Hanya saja PLTD hanya hidup 12 jam hingga 6 jam. 
 
(Adv/ Pelalawan)
 
 

BERITA TERKINI
BERITA POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Naga Sakti Kompleks Griyo Puspito Blok B-6 Panam Pekanbaru
Email: rme.seputarriau.co@gmail.com
DOWNLOAD APP SEPUTARRIAU.COM