Jelang Pilgug 2018

Mempertimbangkan Dua Tokoh Politik PDIP Riau

Foto : Dua Kandidat Tokoh Politik yang cukup Potensi didukung PDI Perjuangan

PEKANBARU, seputarriau.co - Ada Dua Tokoh Politik yang cukup Potensi didukung PDI Perjuangan, diantaranya Syaripudin Poti Sekretaris PDIP Riau dan Rusli Ahmad Anggota DPRD Riau.

Dua tokoh politik ini sangat berpeluang merebut kursi Calon Gubernur Riau ataupun Wakil Gubernur Riau, Syarifudin Poti Anak jati Riau bersuku Melayu dan perna menjadi anggota DPRD Riau,  namanya cukup dikenal masyarakat Riau.

Yang kedua Rusli Ahmad tokoh muda PDIP yang dinilai lincah anak Riau tokoh melayu yang siap membangun Riau, PDIP tidaklah kekurangan kader untuk kondisi politik kekinian PDIP harus mempertimbangkan dua nama ini untuk direkom menjadi calon Gubernur atau Wakil Gubernur Riau.

Apalagi dahsatnya Badai Yang melanda partai moncong putih tersebut, kultur politik Riau yang notabennya melayu, melayu identik dengan Islam, maka sudah seharusnya kalau PDIP ingin menang dikancah Politik Pilgubri yang akan datang harus mempertimbangkan dua nama tokoh PDIP Riau tersebut.

Bukan kita tidak percaya namun peluang tokoh tokoh melayu masih besar.

Suhu Politik  pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Riau mulai terasa panas. Keadaan ini jelas terlihat di media online maupun jejaring media sosial (medsos), seperti facebook maupun twitter. Lalu siapa-siapa saja nama kandidat bakal calon (balon) Gubernur Riau 2018. Apa dari nama-nama tersebut ada yang menjadi calon gubri favorit dan pilihan anda?


Sebagaimana yang dilansir oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, bahwasanya pesta pencoblosan pilkada serentak tahap 3 akan dilangsungkan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Jadi wajar bila masyarakat di Prov Riau menyambut kemunculan daftar beberapa nama kandidat gubernur Riau yang sudah beredar di masyarakat mendapat tanggapan yang positif maupun negatif.

 
Tidak hanya itu saja, partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Riau pun sudah kasak-kusuk dan melakukan lobi non-formal, tentang nama bakal calon (balon) yang akan diusung maupun didukung oleh partai maupun gabungan beberapa partai politik. Bahkan sejumlah partai politik mulai secara terarang benderang menyebut nama yang masuk dalam jangkau radar politik mereka.

 Disamping itu, banyak juga ide-ide politik yang bersifat independen yang juga telah mengadang-gadang nama calon gubernur/wakil gubernur Riau 2018 – 2023 yang mungkin nantinya akan maju dari jalur independen (paslon perorangan).

Adanya dinamika politik yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Riau atas nama-nama yang menjadi bakalan pasangan calon (paslon) gubernur maupun calon wakil gubernur Riau untuk periode masa bhakti 2018 – 2023 yang akan datang adalah dalam kerangka untuk mendapatkan calon gubri maupun calon wagubri yang benar-benar berkualitas, terbaik dan diidam-idamkan oleh masyarakat di Provinsi Riau.

Sejauh ini, setidaknya menurut pendapat kami dan hasil telesuran dilapangan nama kandidat yang digadang-gadang siap bertarung menuju kursi Riau 1 (Satu) maupun kursi Riau 2 (dua). Adapun  nama-nama para kandidat posisi Riau 1 ataupun 2 yang masuk daftar pantauan kami   sebagai berikut:

1) H. Arsyadjuliandi Rahman;

2) H. Rusli Efefendi;

3) H.M. Harris;

4) H. Jefri Noer;

5) H. Sukarmis;

6) Dr. H. Syamsurizal;

7) H. Samsuar;

8) Saripudin Poti.

9) H.M. Lukman Edy;

10) Hj. Septina Primawati Rusli;

11) Drs. H. Zulher, MS;

12) H. Irwan Nasir;

13) Drs. Achmad, M.Si;

14)  H. Jon Erizal

15) Idris Lena;

16. Firdaus MT

17.Rusli Ahmad

18. Indra Muklis

19. Suhardiman Amby

20. Ahmad Syahrofi

21.Zulmansyah Sekedang


22. Yopi
 
Nama ini setidak-tidaknya sudah dikenal publik dan telah menjadi “public figure”, sesuai dengan kapasitas dan kualitas yang dimiliki masing-masing kandidat. Intinya, dengan munculnya nama-nama dari kalangan tokoh masyarakat, birokrat dan ataupun sekaligus dari pimpinan atau ketua parpol di Provinsi Riau, tentu akan menambah besar magnet politik di Pilkada Riau 2018 yang diprediksikan semakin menarik dan hangat.

Tapi tentu saja semuanya menunggu tahapan pilkada yang nantinya akan dikeluarkan melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) cq maupun Surat Keputusan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Riau, yang menurut estimasi kami bahwa tahapan Pilkada Riau kemungkinan besar akan dimulai pada bulan September 2017 ini. Diawali dengan adanya perekrutan petugas ad hoc yang bekerja selama 9 (sembilan) bulan hingga tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 selesai.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar