Material telah terpakai tetapi belum dibayar, kontraktor diduga Kabur

ilustrasi
PERAWANG, seputarriau.co - Semenisasi Kelurahan Perawang telah selesai dipertengahan bulan Desember lalu, selain mengunakan Readymix diketahui juga disini dikerjakan secara manual. Dan telah dilimpahkan ke Provisional Hand Over ( PHO ) dan sedang dalam perawatan selama 6 bulan setelah proyek tersebut rampung pengerjaanya.
 
Bahan material pun ketika itu dipesan kepada salah seorang yang menawarkan jasa penyediaan bahan material berupa pasir dan kerikil. Material dipesan tetapi pembayaran dibelakang, dikarenakan memang proyek dari Provinsi Riau, maka seseorang tersebut pun memenuhi tawaran kontraktor pelaksana yang diketahui CV Al - mantiq. Proyek semenisasi itu pun telah selesai dan pihak kontraktor pun pulang ke Daerahnya.
 
Ketika jurnalis seputarriau.co mendatangi kediaman orang itu, kamis, ( 12/17 ), sekira pukul.16.45 wib, yang diketahui Efrizal ( Evi ) RW 06 sebagai penyedia bahan material tersebut menuturkan," saya sebagai pemasok bahan material berupa pasir dan kerikil cor, duit saya belum dipulangkan ( dibayar ) oleh pihak kontraktor, dan belum ada kabar sama sekali dari pihak kontraktornya, sementara duit saya terbenam ± Rp 27 juta pak." kesalnya.( 15/17 )
 
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Sumber Daya Air Bidang Pemukiman Perumahan ( Tarcip ). Open Tender yang diambil oleh Kontraktor Pelaksana CV Al - mantiq sedangkan Konsultanya PT Bakti Primadhani, saat itu memang waktu pengukuran dimana yang akan di semenisasi dan diketahui ada ± 35 titik untuk disemenisasi di Wilayah Pemerintahan Kelurahan Perawang. Dan pada saat itu Efrizal ( Evi ) yang merupakan RW 06 Kelurahan Perawang melakukan penawarkan kerjasama sebagai penyedia bahan material pasir dan kerikil. ( HRS )


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar