Aniaya Istri Hingga Babak Belur, Pria di Pangkalan Lesung Terancam Dibui

Ilustrasi KDRT (Copyright.Int)
PANGKALANKERINCI, seputarriau.co - HR (45) yang tinggal di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau, ditangkap oleh petugas lantaran menganiaya dan merampas ponsel istrinya Nina (35).
 
Dari keterangan Kapolres Pelalawan, AKBP Ade Johan Sinaga, melalui Paur Humas IPDA M.Sijabat, Sabtu (19/3/2016), HR diamankan pada Kamis kemarin.
 
Diterangkan Sijabat, peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Nina, terjadi pada awal Desember 2015 lalu.
 
"Ketika korban lagi tidur di kamar, tiba-tiba pelaku masuk dan mengambil ponsel di tangan korban," ungkapnya.
 
Menyadari ponselnya diambil, korban sontak terbangun dan berusaha mempertahankan ponselnya, hingga terjadi tarik-menarik.
 
"Akibatnya Nina terjatuh ke lantai, membuat sang suami emosi dan langsung mencekik leher. Tapi korban berusaha melawan, hingga pelaku memukul lengan kirinya," urainya.
 
Mendapat pukulan, sambung Sijabat, korban menjerit kesakitan sambil menangis karena dianiaya. Melihat suaminya terus memukul, korban pun berteriak sampai pelaku bergegas kabur melalui pintu dapur, hingga warga berdatangan.
 
"Mengetahui dilaporkan ke polisi oleh istrinya, pelaku kabur dan tidak pulang ke rumah," katanya.
 
Selang beberapa bulan, merasa situasi sudah aman, HR kembali datang ke rumah istrinya setelah sempat pisah ranjang. Mendapat informasi pelaku KDRT sedang berada di rumah, Tim Sat Reskrim Polsek Pangkalan Lesung segera turun dan berhasil menangkap pelaku.
 
"Pelaku telah diamankan di Polsek Pangkalan Lesung untuk proses lebih lanjut, setelah sempat buron beberapa bulan," pungkas Paur Humas.
 
 
(ATP/gr)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar